Komitmen ASDP Indonesia Ferry Pastikan Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 di Merak–Bakauheni

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:26:26 WIB
Komitmen ASDP Indonesia Ferry Pastikan Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 di Merak–Bakauheni

JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan kesiapan maksimal dalam mengawal arus mudik dan balik menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 di lintasan Merak–Bakauheni, salah satu rute utama yang menjadi barometer mobilitas nasional.

Penguatan Layanan dan Infrastruktur Penyeberangan

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menyiapkan serangkaian langkah strategis untuk menjaga kelancaran layanan penyeberangan selama periode tinggi masyarakat melakukan perjalanan pulang kampung dan kembali ke daerah asal. Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa perusahaan fokus pada penguatan layanan armada dan infrastruktur pelabuhan agar pengalaman penyeberangan masyarakat tetap aman, nyaman, dan tertib.

Peningkatan kapasitas layanan ini juga mencakup penataan arus kendaraan dan penumpang sehingga distribusi logistik tetap berjalan lancar, terutama di rute penyeberangan antara Pulau Jawa dan Sumatera. Menurut Heru, kedua pelabuhan tersebut merupakan jalur vital yang tak hanya dipakai pemudik, tetapi juga untuk pergerakan logistik nasional.

Proyeksi Lonjakan Penumpang dan Kendaraan

ASDP memperkirakan lonjakan penumpang angkutan Lebaran 2026 akan mencapai sekitar 5,8 juta orang, naik sekitar 9,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Diperkirakan pula jumlah kendaraan yang menyeberang akan mencapai sekitar 1,4 juta unit atau naik sekitar 9,3 persen.

Untuk menjawab kebutuhan ini, ASDP menyiapkan sistem tiket daring Ferizy yang memungkinkan pemesanan sejak H-60 sebelum puncak arus mudik. Tiap lintasan tersibuk antara Merak dan Bakauheni disiapkan kuota awal tiket penyeberangan lebih dari 1,5 juta. Heru menegaskan jumlah kuota ini masih berpotensi bertambah mendekati puncak aktivitas mudik.

Optimalisasi Armada dan Personel

Sebagai bagian dari kesiapan operasional, ASDP menyiagakan total 75 kapal yang dioperasikan sesuai kebutuhan di lintasan strategis tersebut. Langkah ini juga mencakup penambahan dua unit dermaga ekspres guna mempercepat proses muat kendaraan sehingga antrian di pelabuhan dapat diatasi lebih efisien.

Tidak hanya armada, ASDP juga meningkatkan kekuatan personel di lapangan. Sebanyak 1.197 petugas ditempatkan di Pelabuhan Merak dan 786 personel di Bakauheni untuk memastikan pengaturan kendaraan, pelayanan penumpang, serta pengawasan keselamatan berjalan optimal. Semua upaya ini ditujukan untuk meminimalkan hambatan dan memastikan kegiatan mudik dan balik berlangsung lancar.

Kemudahan Pemesanan dan Aturan Perjalanan

Dalam rangka memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan bepergian, ASDP mengimbau agar calon penumpang memesan tiket jauh hari sebelum tanggal keberangkatan. Tiket digital yang dipesan melalui Ferizy akan dikirim melalui WhatsApp atau email, dan bisa dibayar secara digital. Cara ini diharapkan dapat membantu menghindari antrean panjang di lokasi pelabuhan saat periode puncak.

ASDP juga mengingatkan para pengguna jasa untuk memastikan mereka sudah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan, melakukan perjalanan sesuai jadwal yang tertera pada tiket, serta melengkapi data diri sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Heru mengatakan bahwa langkah-langkah ini penting untuk mendukung kelancaran proses layanan selama masa angkutan Lebaran.

Koordinasi dengan Regulator dan Pihak Terkait

Perkiraan angka penumpang yang tinggi juga sejalan dengan prakiraan dari Kementerian Perhubungan yang memperkirakan lintasan Merak–Bakauheni akan dilalui sekitar enam juta penumpang selama periode arus mudik dan balik. Angka yang signifikan ini menunjukkan betapa pentingnya koordinasi antara ASDP dan regulator serta pemangku kepentingan lainnya untuk mengatur dan mengantisipasi lonjakan tersebut.

Koordinasi antarinstansi terkait juga sedang dipercepat di berbagai daerah, termasuk dengan pemerintah provinsi setempat, untuk memaksimalkan kesiapan angkutan Lebaran secara keseluruhan. Hal ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pusat dan daerah dalam menghadapi periode arus mudik yang diprediksi padat.

Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, ASDP berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dan balik Lebaran 2026 dengan lebih lancar dan nyaman, sekaligus menjaga kelancaran distribusi logistik nasional melalui jalur penyeberangan yang menjadi nadi pergerakan antara Pulau Jawa dan Sumatera.

Terkini