Sekjen Kemendagri Tegaskan Kerja Pemerintah Desa Harus Utamakan Kepentingan Publik

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:10:39 WIB
Sekjen Kemendagri Tegaskan Kerja Pemerintah Desa Harus Utamakan Kepentingan Publik

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir kembali menegaskan bahwa kerja pemerintah desa (pemdes) harus berorientasi langsung pada kepentingan masyarakat desa, terutama dalam pelaksanaan tugas dan program kerja. Pernyataan itu disampaikan dalam momentum penting yaitu Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) periode 2026–2031, yang berlangsung di Auditorium Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Jakarta, Senin.

Dengan menempatkan penekanan pada tanggung jawab masyarakat desa sebagai tujuan akhir pelayanan pemerintah desa, Tomsi mengingatkan bahwa pemdes harus menghindari fokus pada komunikasi internal yang kurang produktif dan isu-isu yang tidak substantif. Hal ini ia sampaikan agar semua energi organisasi benar-benar difokuskan pada upaya-upaya yang mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga desa.

Pentingnya Kontribusi Nyata bagi Masyarakat Desa

Tomsi menegaskan bahwa orientasi kerja pemdes yang berpihak pada masyarakat merupakan kunci utama agar pemerintah desa dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa. Ia mengatakan, “Kita mencoba untuk betul-betul memberikan kontribusi yang baik bagi masyarakat kita,” sebagai bagian inti dari komitmen kerja yang harus dijalankan oleh jajaran pemerintah desa.

Penegasan tersebut muncul di tengah perubahan besar struktur pengurus yang baru saja dilantik. Ia berharap agar para pengurus DPP APDESI periode 2026–2031 dapat menerjemahkan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi, serta memperkuat sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait. Tomsi menekankan bahwa kerja sama yang solid akan mempercepat tercapainya tujuan pelayanan publik yang lebih efektif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan inisiatif yang diambil benar-benar menyentuh persoalan sehari-hari yang dihadapi warga desa. Menurutnya, apabila sinergi dan kolaborasi dijalankan dengan baik, maka peluang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa akan semakin besar.

Sinergi dengan Lembaga Terkait sebagai Kunci Efektivitas

Selain berbicara soal orientasi kerja, Tomsi juga menyinggung soal pentingnya peran aktor lain dalam mendukung efektivitas kerja pemdes. Dalam acara tersebut, hadir sejumlah pejabat setingkat menteri dan wakil dari kementerian lain, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, Wakil Menteri Desa dan PDT Ahmad Riza Patria, serta Sekjen Kementerian Desa dan PDT Taufik Madjid. Turut hadir pula Ketua Umum DPP APDESI Junaedhi Mulyono, bersama jajaran pengurus yang baru dilantik.

Kehadiran tokoh lintas lembaga tersebut menunjukkan bahwa pemerintah pusat dan aparat terkait memberi perhatian serius pada arah kebijakan dan pelaksanaan tugas yang dijalankan oleh pemerintah desa. Tomsi berharap sinergi ini dapat memperkuat strategi pembangunan desa yang responsif terhadap kebutuhan warga, dan bukan hanya memenuhi rutinitas administratif semata.

Ia juga menekankan bahwa energi organisasi harus difokuskan pada hal-hal yang berdampak nyata bagi masyarakat, agar setiap kebijakan yang diluncurkan bermanfaat langsung bagi kehidupan warga desa. Tomsi tidak ingin organisasi yang baru dilantik terjebak pada dinamika internal komunikasi yang kurang produktif atau diskursus yang tidak substansial.

Peringatan terhadap Risiko Fokus yang Salah

Dalam sambutannya, Tomsi juga mengingatkan agar pengurus dan seluruh anggota organisasi tidak terlena pada isu-isu yang kurang mendesak atau tidak substansial. Menurutnya, ketika energi tertumpuk pada hal-hal yang kurang berdampak, tujuan besar pelayanan publik bisa menjadi tergeser atau bahkan terabaikan.

Tomsi mengatakan bahwa perjuangan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat desa harus diutamakan dalam semua lini kebijakan dan pelaksanaan kerja. Oleh karena itu, ia meminta pengurus DPP APDESI untuk senantiasa mengingat akar tujuan organisasi, yakni bagaimana pemdes dapat bekerja secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Kehadiran arahan ini menjadi penting di tengah harapan besar masyarakat terhadap kinerja pemdes yang semakin adaptif dan inovatif dalam menjawab tantangan pembangunan desa. Karena itu, Tomsi berharap bahwa orientasi kerja yang difokuskan pada kepentingan masyarakat desa akan menjadi pondasi yang kuat untuk penyelenggaraan pemerintahan desa yang lebih bermakna dan berdampak.

Ucapan Selamat dan Harapan Masa Depan

Di akhir sambutannya, Tomsi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPP APDESI yang telah dilantik. Ia berharap bahwa kepengurusan yang baru ini dapat menjadi kekuatan dalam memperkuat kerja sama lintas lembaga, serta terus membangun momentum untuk mendukung perjalanan pembangunan desa di Indonesia.

Tomsi juga berpesan agar pemdes terus mengembangkan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan warga desa, sehingga dampak positif dari kerja pemerintah desa dapat dirasakan secara nyata di lapangan. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat desa diharapkan semakin meningkat, dan desa-desa di seluruh Indonesia akan mampu tampil sebagai ujung tombak pembangunan nasional.

Terkini