Wijaya Karya Raih Kontrak Rp 724 Miliar di Awal Tahun 2026, Optimisme Kinerja Berlanjut

Rabu, 18 Februari 2026 | 09:35:05 WIB
Wijaya Karya Raih Kontrak Rp 724 Miliar di Awal Tahun 2026, Optimisme Kinerja Berlanjut

JAKARTA - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berhasil membukukan nilai kontrak baru sebesar Rp 724 miliar sepanjang Januari 2026, menandai langkah awal yang positif pada periode awal tahun ini. Realisasi itu menunjukkan WIKA tetap aktif mengamankan pekerjaan di pasar konstruksi nasional meski tantangan industri masih ada.

Kinerja Kontrak Januari dan Pergerakan Proyek

Nilai kontrak yang dicapai WIKA di bulan pertama 2026 ini berasal dari akumulasi sejumlah proyek baru yang berhasil ditandatangani serta progres kerja yang dipercepat sehingga bisa tercatat dalam laporan. Fokus perusahaan dalam memilih kontrak dengan termin pembayaran progres bulanan turut membantu menjaga arus kas, sehingga memungkinkan pencatatan kontrak meskipun pasar masih selektif.

WIKA telah menegaskan strategi pemilihannya terhadap proyek yang memberikan pembayaran progresif, sehingga dapat memperbaiki likuiditas dan mendukung keberlanjutan operasional. Kebijakan ini dinilai penting mengingat dinamika industri konstruksi yang belum sepenuhnya pulih dari tekanan sebelumnya.

Diversifikasi Sektor Kontrak

Walaupun perolehan Rp 724 miliar terbilang moderat, nilai tersebut mencerminkan keberlangsungan portofolio WIKA dalam beberapa segmentasi proyek. WIKA bergerak di berbagai lini, termasuk infrastruktur jalan, jembatan, gedung, dan sektor lain seperti energi. Upaya diversifikasi layanan ini memperkuat portofolio perusahaan dan menempatkannya sebagai salah satu kontraktor nasional yang tetap menarik bagi klien pemerintah maupun swasta.

Secara historis, perusahaan pelat merah ini juga berhasil mencatat kontrak besar di tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, WIKA tercatat membukukan kontrak baru mencapai Rp 17,43 triliun dengan kontribusi signifikan datang dari proyek infrastruktur dan bangunan. Kontribusi itu menunjukkan skala operasi WIKA lebih besar dibanding pencapaian awal di 2026.

Target Tahun 2026 dan Optimisme Pertumbuhan

Manajemen WIKA menargetkan pertumbuhan nilai kontrak pada tahun 2026 yang lebih tinggi dibanding hasil tahun sebelumnya. Dalam paparan publik akhir 2025, Direksi menyampaikan rencana menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dengan target kontrak baru yang lebih besar — di atas Rp 20 triliun — seiring dengan optimisme rebound sektor konstruksi dan pelaksanaan sejumlah proyek strategis pemerintah.

Target pertumbuhan ini didukung oleh strategi transformasi perusahaan, termasuk restrukturisasi keuangan dan fokus selektif pada proyek-proyek dengan margin serta termin pembayaran yang lebih berkelanjutan. Langkah ini dirancang untuk mengurangi risiko arus kas dan memastikan WIKA dapat bersaing di tengah peluang proyek infrastruktur baru yang terus bermunculan.

Peran di Proyek Strategis Nasional (PSN)

WIKA juga berperan penting dalam proyek-proyek strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintah, seperti pembangunan jalan tol, fasilitas publik, serta infrastruktur air dan bangunan strategis lainnya. Keterlibatan dalam PSN menunjukkan kapasitas teknik dan kepercayaan lembaga pemerintahan terhadap kemampuan WIKA dalam menyelesaikan pekerjaan besar dan kompleks.

Proyek-proyek strategis yang didapat WIKA sebelumnya termasuk pembangunan tol akses, rehabilitasi dam, serta proyek lain yang mendukung konektivitas nasional dan keamanan air. Partisipasi aktif di proyek semacam itu memberi kontribusi material terhadap portofolio kontrak tahunan perusahaan.

Tantangan dan Proyeksi Ke Depan

Meskipun pencapaian awal di Januari 2026 masih relatif kecil dibanding target tahunan, langkah tersebut tetap penting sebagai dasar untuk akselerasi di bulan-bulan berikutnya. Industri konstruksi Indonesia sendiri menurut analis masih dalam fase pemulihan dari tekanan makro global dan domestik, sehingga strategi selektif dalam memilih peluang kontrak menjadi lebih krusial.

WIKA diharapkan mampu memanfaatkan momentum pemulihan tersebut seiring dengan implementasi proyek pemerintah dan investasi swasta di sektor infrastruktur. Dengan persiapan internal yang matang dan fokus pada proyek bernilai kontrak tinggi serta berkelanjutan, perusahaan optimistis bisa mencapai target kinerja yang lebih ambisius sepanjang 2026.

Secara keseluruhan, realisasi kontrak awal tahun ini memberikan sinyal bahwa WIKA tetap kompetitif di pasar konstruksi Indonesia, meskipun menghadapi tantangan struktural dan persaingan yang ketat. Fokus strategis pada pemilihan kontrak dan proyek serta adaptasi terhadap kondisi pasar akan menentukan seberapa cepat perusahaan dapat mengakselerasi pertumbuhan kinerja di sisa tahun ini.

Terkini